SELAMAT DATANG DI BLOG SUKAI POS DAN LAMAN SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA

Senin, 10 Oktober 2016

CERITA KARANGAN KECILKU


Pada zaman dahulu kala hidup seorang anak bajak laut bernama REINA.dia hidup di tepi pantai bersama ayahnya.Ayahnya seorang kapten bajak laut yg muslim dan terkaya.tetapi ayahnya sangat tidak mempudulikan reina.dan meninggalkan reina setiap hari
kan daia dan ayahnya bisa hidup bersama seperti anak-anak yg lainnya.pada sutu kejadian dia pergi mencari ayahnya hanya sendirian.dia pergi dari rumah.dan dia banyak menemukan hal yg baru dan menemukan teman yaitu dea dan reza   
reina:apa kalian membantuku mencari ayahku
dea   :baiklah
reza  :aku tidak mau.buat apa aku berputualang mendingan aku ngolor aja
lalu dea menjitak kepala dea sampai benjol"
reza   :tega sekali kau dea
reina  :sudahlah teman-teman jangn ribut, tidak apa-apa kok aku belayar sendiri
dea&reza;kami berdua mau kok
Reina:baiklah teman-teman kita belayar
Reina dan kawan-kawan belayar dan menumukan banyak rintangan.dan pada suatu tempat bernama greenland menumukan kapal bajak laut bendera hijau berlafaz Allah.dia tahu kalau kapal itu adalah kapal ayahnya.tetapi disitu banyak sekali pohon dan hewan-hewan yg buas.Reina tersesat, sedangkan dea dan reza menemukan ayah reina.dea dan reza menceritakan tentang reina.lalu ayahnya menyadari hal itu dan ayahnya mencari reina.raina mulai pngn dimakan serigala lalu dngn cepat ayahnya menolongnya.
Ayah:kau tidak apa-apa reina
reina:ayah
ayah:reina maafkan aku karena telah meninggalkanmu, ayah berjanji akan selalu bersamamu
Reina:ayah berjanji? aku maafkan ayah.THANK YOU DAD
AKHIRNYA REINA DAN AYAHNYA HIDUP BAHAGIA SELAMANYA.

pada suatu hari ada anak kecil bernama makki.dia anak yg tidak suka bergaul dengan temannya dia selalu dirumah tp dia mempunyai semangat yg tinggi dan cita-cita yg tinggi sekali.dia selalu dijauhi oleh teman-temannya karena itulah dia suka munggurung diri.dia hanya sebatang kara tinggal sendiri tetapi dia tidak menyerah pada saat dia berumur 12 tahun dia meneuakan jalan, akhirnya dia mempikan sesuatu tentang masa depanya.yg berisikan tentang kehidupannya di masa yang akan datang yang menyadihkan.tetapi akhirnya dia merubah kehidupannya yang tdainya tidak punya teman, sekarang ia mempunyai teman dan dia gemar menggambar kartun. sekarang ia telah menjadi animator.akhirnya makki hidup dengan senang dan mempunyai guru dan teman-taman yg sayang dengannya. dia selalu sholat dan mengaji setap hari sejak itu.sewaktu dia berumur 16 tahun dia mencari oran tua ,ia ingin seperti anak yg punya ortu.tapi dia tidak menyerah dan selalu berdoa kepada tuhan.pada pagi hari dia menemukan seorang bapak-bapak disebuah taman dan makki mengobrol dengan bapak itu ternyata ia juga kehilangan anaknya dan ia bercerita tantang anaknya itu.tapi beberapa hari kemudian bapak itu menyadari sesuatu bahwa makki ank yg ada dalam cerita.akhirnya makki dan ayahnya hidup bahagia.   

               THE END  



LOVE SONG IN LIVE      

Sorak sorai penonton yang memenuhi  seolah menggetarkan gedung pertunjukkan MEIS besar itu. City Band baru saja menyelesaikan 5 buah lagu dia atas panggung yang spektakuler ini adalah penampilan perdana mereka. Tak di duga berhasil memborong empat penghargaan sekaligus.
Semua penghargaan itu semakin mengukuhkan sebagai salah satu group band teratas di Indonesia. mereka mengawali debut mereka sajak SMP,setelah mengalami pahitnya perjuangan kurang lebih dua tahun akhirnya mereka menjadi popular di kalangan remaja.sekarang mereka begitu terkanal grup city band    sering tampil di stasiun televisi terkemuka.
Fans meraka terus bertambah setiap harinya. Selain memiliki fans mereka huga memiliki anti-fans. Fans menyatakan bahwa Rio sangat romantic karena selain seorang vocalis,ia juga sangat pandai menciptakan lagu dan memainkan berbagai macam alat musik,
“hei coba lihat! Anti-fans kalian semakin banyak!” ujar Dadang. Menejer city band sambari menunjukkan PC Tabletnya pada
“Biarkan saja! Aku sama sekali tidak peduli pada mereka!” jawabnya dengan nada ketus
“…tapi fans kalian juga semakin banyak. Jadi kurasa kalian tidak perlu memikirkan hal itu!” sambung Chika . Asisten City Band .“selesai konser dia langsung masuk kamar untuk beristirahat. Yah,biarpun dia sudah sembuh berkat…tetap saja ketahanan fisik-nya paling lemah diantara kita semua.Sejak kecil dia jarang sekali olahraga, berbeda denganmun mu  dan juga Andro.“ah, benar juga. Kalau begitu aku akan menambahkan jadwal kalian setiap jam 05.30 s/d 07.30. Yah,tentu saja jika jadwal yang diberikan pihak menejemen kosong saat itu!
“Tentu saja OLAHRAGA! INGAT SEMANGAT 45 ITU PENTING!”
Di dalam sebuah kamar sedang belajar untuk persiapan uas besok, aktivitas belajar berhenti dikarenakan panggilan masuk yang datang dari ibunya“kenapa kau belum pulang juga”!tanya ibu rio dari telepon.“tenang saja ibu sedikit lagi  juga aku sudah mau pulang, oh ia apa ayah tidak menanyakan keterlambatanku pulang ke rumah”
“Sepertinya ayahmu sedang sibuk dengan pekerjaannya sehingga ia tidak menyadarinya”.‘syukurlah, ibu teleponnya aku matikan dulu ya.“jaga kondisi kesehatanmu ya”baik bu asslamualaikum!
Wassalam”
Tut..tut..tut
Sebenarnya mensembunyikan identitasnya yang merupakan seorang anggota grup band terkenal. Ayahnya adalah seorang pemilik perusahaan ternama dan teman-teman sekolahnya mengira kalau merupakan siswa SMA biasa, juga sangat berbeda saat di rumah dan di sekolah  ia akan berpenampilan seperti anak culun namun saat di panggung ia berpenampilan sebaliknya bak seorang vocalis
Rio menghela napas panjang.Saat di perjalanan iris mata tersebut menangkap seorang wanita yang terasa tidak asing lagi baginya, siapa lagi kalau bukan Tara yang merupakan teman kecil dan cinta pertamanya itu. Namun di saat ia ingin menyapa terlebih dahulu David mengajak Tara untuk jalan bersama.David merupan rival Rio sejak kecil. David dan Tara sangat populer di sekolah, teman-teman di sekolah mengira kalau mereka adalah pasangan karena kedekatan yang bisa dibilang sangat dekat. Hal itu membuat Rio cemburu. kurang bersosial dengan teman-temannya kecuali dengan satu orang yaitu Salim yang merupakan gitaris city band disini lebih memilih terus terang akan identitasnya yang merupakan anggota city band.
Dua jam pelajaran UAS matematika di pagi hari bukan awal yang bagus menurut para siswa. menopang dagunya dan mengerjakan soal sambil berkeringat, tidak sadar bahwa sedari tadi seseorang yang duduk di belakang memandanginya. Penasaran. “Hei Keringatmu sangat banyak Rio, kau tidak apa-apa kan”ucap Salim tiba-tiba.“Aku baik-baik saja kok jangan khawatir, mungkin aku sedang kecapeaan”jawab Rio ragu. “Kau tidak perlu masuk saat pelajaran olahraga, bisa-bisa nanti kau pingsan”.
“Aku bukan laki-laki lemah , aku bisa bertahan kok”
“Baiklah, sebaiknya jangan memaksakan diri, dilihat dari kondisi yang sering keringatan bisa dibilang saat ini jantungmu sedang lemah”
Tidak mempedulikan ucapan yang dikatakan Salim, ia yakin  bisa bertahan ini semua demi ayahnya yang tidak mau anaknya terlihat lemah. Pokoknya palajaran olahraga kali ini ia tidak boleh pingsan lagi. Saat jam pelajaran olahraga dimulai semua murid dikelas berada di lapangan indoor kali ini adalah materi basket, Rio terlihat sangat lesu dan itu membuat Salim sangat khawatir ia pun mengawasi Rio dari kejauhan.
Mereka semua dibagi menjadi 2 kelompok  yaitu tim A dan tim B kali ini dan seregu dengan.biasanya akan bermain dengan sangat baik tapi saat ini sangat kewalahan ,ia pun melihat ke arah Tara yang ternyata dalam bahaya tiba-tiba bola basket melayang kearah dan sigapnya melindungi akhirnya Rio malah yang terkena bola itu.Tara merasa tak tega melihat Rio dengan kondisi yang tergeletak lemah.Terus merutuki dirinnya, ia marasa bersalah seharusnya ia yang terkena bola bukan terbangun dari pingsannya ia memegangi dadanya yang terasa sakit dan menoleh ke arah samping dan ternyata itu adalah
“Ada apa dengan dadamu Ri  jangan-jangan, jantungmu kambuh lagi ya”Tanya Tara.Rio tidak menyangka darimana Tara tahu dengan penyakitnya“darimana kau tahu kalau aku sakit”ucap Rio gugup. “bukannya aku temanmu ,aku lebih mengerti dirimu dibanding dengan kau sendiri”.Merasa sakit, menganggapnya teman bukanlah sebagai orang yang special baginya, ia tidak boleh egois Tara masih menyukai David. “Pulang sekolah nanti pokoknya kau harus pulang bersamaku” ancam Tara padaku. “Iya..iya baiklah” jawabku dengan nada lesu.”Sekarang istirahatlah aku mau ke kelas dulu”.Tara meninggalkan Rio yang masih terbaring di kasur.
Bel sekolah sudah berbunyi sekitar 15 menit yang lalu. Kini Rio dan Tara sedang berjalan menuju mobil hitam berjejer yang menunggu tuannya datang di depan gerbang sekolah. "I-Itu mobilmu, kok seperti mobil Vocalist City Band?" Tanya Tara ke Rio. Sementara Rio Cepat-cepat menggeleng. "Bu..bu kan. Itu..itu mobil ayahku." Ucap Rio dengan terbata-bata. Rio melotot. Gila benari Tara . Tamatlah riwayatnya ,dia tahu semua tentang city band dari mulai mobil ,pakaian, ferform sampe gaya tidur mereka. Ternyata Memang fans fanatic band,    ia harus dikasih acungan jempol. Hampir saja identitasnya terbongkar kalau tidak ia akan mati di hadapan ayahnya sekarang juga dan pastinya Tara akan mengadu kepada orangtua.
Saat mereka sudah keluar dari gerbang –dan berhasil menghiraukan pandangan aneh di sekitar mereka, mereka kemudian melangkahkan kaki untuk masuk ke BMW yang pintunya barusan dibuka oleh seorang berseragam driver . Pria itu kemudian melepas rayband yang ia kenakan, lantas tersenyum."selamat sore, tuan," sambut pria tersebut sambil menahan pintu saat tuannya akan masuk."selamat sore juga, Pak Rusdi." kemudian membiarkan untuk masuk terlebih dahulu. "masuklah."
"selamat sore, non Tara ," sapa pria itu lagi, kali ini ditujukan kepada. tersenyum dan membalas sapaan tersebut sesaat sebelum dirinya masuk ke mobil. "nona Tara kelihatan sangat cantik," kata Pak Rusdi sambil mengedipkan mata pada Rio.“terima kasih pak “cengar-cengir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "!" "Cocok denganmu,  Tuan Rio ," celoteh pria itu lagi.
Blush.
Wajah Rio sudah sama merahnya dengan tomat sekarang. "Ah,  apa-apan sih!" ia melambai-lambaikan kedua tangannya di depan wajah."Sudah cepat masuk. Aku tidak mau kau terlambat."
"oke."
Supir, yang ternyata adalah bodyguard pribadi akhirnya bersiap untuk membawa mereka berdua pergi.
Kediaman keluarga Rio. Wanita paruh baya yang sedari tadi mondar-mandir mengkhawatirkan keadaan anaknya sekarang ini ,tadi ia ditelpon dari pihak sekolah bahwa Rio pingsan saat bermain basket dan itu membuat resah wanita yang sudah berkepala empat itu , mengetahui bahwa anak semata wayangnya itu terkena penyakit jantung.
“Asalamualaikum, ibu aku pulang” teriak Rio menyapa ibunya. Ibu Sukma langsung melesat kearah sumber suara dan langsung memeluk anaknya itu .  “Aduh, ibu lepaskan aku malu, disini ada Tara tahu” kata Rio  jengkel karena perlakuan memalukan yang dilakukan ibunya “eh ada Tara, ayo sayang duduk disini!  Bu Sukma mempersilahkan Tara untuk duduk di sofa. Sementara Rio pergi ke lantai atas.Rio merebahkan tubuhnya ke kasurnya yang empuk. Ia sangat lelah saat bermain basket. Membuat tubuhnya terasa pegal , malam ini akan  ada  jadwal manggung City Bnad yang  padat sekali. Walaupun kondisi jantungnya masih lemah Terpaksa ia harus menerima tawaran itu demi fans dan teman-temannya. Rio mulai terlelap, tetapi baru beberapa menit ia terpejam ponsel-nya berbunyi nyaring, . Ia pun melihat layar ponselnya. “halo ada apa” sapa  dengan sedikit enggan.”oh ya! Kau cepatlah ke dorm kita semua sudah menunggumu disini 4 jam lagi kita akan ferform di senayan city” sahut Dadang dengan suara agak keras.”baik-baik aku akan kesana”sambung Rio .”jika kau lelah kita bisa mungundur jadwalnya kok” .”sudahlah aku masih kuat”. ”baiklah jika kau memaksa”
'Tok! Tok! Tok!'
Suara ketukan pintu yang semakin lama semakin keras terdengar setelah beberapa menit kemudian,"Siapa itu?" teriaknya," ini Tara! boleh aku masuk, aku membawakanmu obat  ibumu menyuruhmu untuk meminumnya sekarang juga!" balas Tara  yang berada di balik pintu.
 Ia ingat jam 04.00 adalah waktunya minum obat,tetapi ia sudah tidak ada waktu untuk minum obat.”Taruh saja di meja belajarku nanti aku juga akan minum”sahut Rio yang berada di ruang sebelah. Tara langsung masuk ke kamar yang dipenuhi dengan poster  band, ada CD perdana band yang bahkan mengalahkan koleksi-koleksinya,bagaimana  bisa Rio dapat semua ini, jangan-jangan Rio juga ngefans dengan city band .
Ia pun terus mentelaah semua yang ada di kamar Rio akan tetapi ia menemukan sebuah memo yang berisi jadwal manggung band.“ apa Rio adalah vocalis city band , ini mustahil” teriak Tara histeris. Lalu terdengar pintu kamar di buka.”ada apa Tara, kenapa kau sampai teriak histeris apa ada hantu disini”Tanya bu Sukma kepada Tara.”bibi tahu tidak”. ”tahu apa”. ”kalau Rio adalah seorang vocalis City Band. Bu Sukma menganggukan kepala tanda bahwa itu benar
"Apa kau sudah meminum vitaminmu?" tanya  seraya menggoncangkan bahu Rio. Dengan begitu Rio akan tahu jika ia sedang mengajaknya bicara,Rio melepas headphone-nya. Sedikit mendengar apa yang di tanyakan  padanya. Rio pun membuka postman bag miliknya. Mencari vitamin penambah stamina miliknya. Tidak ada.
"Jadi kau belum meminum vitaminmu?" Tanya Salim ,
"Seperti biasa, dia pasti lupa. Atau mungkin vitaminnya ketinggalan atau...mungkin dia lupa membawa air mineral!" tebak Chika yang sejak tadi berkutat dengan handphone-nya. mengirimkan sebuah email pada seseorang. Beberapa menit kemudian ponsel Rio berbunyi. Ia pun segera mengangkat panggilan yang masuk.
"CEPAT MINUM VITAMINMU! TIDAK LUCU KALAU KAU PINGSAN SAAT SEDANG WAWANCARA ATAU PERFORM, KAN?" teriak dari sebrang,
"I-iya Tara… “jawab Rio sambil menjauhkan ponsel itu dari telinganya. Rio kaget identitasnya sebagai vocalist city band diketahui Tara, pasti ini semua karena ibunya yang menceritakan semuanya kepada Tara. "Kau harus ubah sifat malasmu itu, Rio! Mentang-mentang sudah sembuh kau mengabaikan kesehatanmu...padahal kau masih harus check up setiap bulan, kan?" tanya Rafa sambil menyerahkan vitamin miliknya pada Rio, karena ternyata vitamin milik Naruto ketinggalan seperti yang di tebak Chika.
"Terima kasih kak Rafa," kata Rio yang kemudian menyimpan vitamin itu.
"...dan berhentilah bersikap seperti,. Aku tidak tahan melihatnya. Pendiam itu sangat tidak cocok untukmu!" sambung David ."Apa kau bisa diam, ketus yang sukses membuat David sweatdrop, makin lama sifat semakin aneh saja...kadang-kadang mirip dengan Gary tetapi kadang juga mirip dengan dirinya yang dulu, berisik. hanya menahan tawanya untuk tidak meledak melihat ekspresi David yang nampak begitu shock.
Setengah jam setelah performance City Band  sudah membuat Rio ngos-ngosan , kini jantungnya berpacu dengan cepatnya “tinggal satu lagu lagi, aku harus bertahan”gumam Rio dengan keringat berpuluh. Tiba-tiba tubuh Rio terasa kaku, matanya sudah mulai mengabur , sorak penonton tidak terdengar jelas di telinganya. Rio sudah tidak kuat lagi seketika itu tubuhnya ambruk di podium dengan teriakan para penontong yang histeris karena idolanya jatuh ke lantai.
Para penonton yang mayoritas adalah perempuan serentak ternganga. Terkejut. Mereka benar-benar baru tahu kalau Rio idola kesayangan mereka menderita  penyakit jantung.
“Cepat panggil ambulans , sekarang juga!”teriak David takut akan kehilangan sahabatnya itu.
Rio dilarikan ke UGD, dan itu membuat semua orang panik takut akan kehilangan orang yang dicintai mereka. Semuanya mulai meneteskan air mata, Tara menenangkan ibu Rio yang terus menangis karena rasa kasih sayang terhadap Rio ia pun ikut menangis juga. Personil City Band menunggu di depan pintu UGD untuk menunggu kejelasan lebih lanjut tentang keadaan Rio. Lalu terdengar suara langkah kaki mendekat ke arah mereka dan munculah ayah dan sepupu Rio.
“Kenapa Rio bisa masuk ke rumah sakit” Tanya Pak Murdi dengan nada marah. “maaf pak, kali ini Rio terkena serangan jantung”ucap Salim menenangkan Pak Murdi.”Siapa kalian ini sudah beraninya mengajak Rio bergabung ke band nista ini” kata Pak Murdi yang membuat semua personil City Band merasa bersalah.
“Hentikan Murdi!tidak ada yang salah disini, sebaiknya kau melihat ini” ucap Bu Sukma sambari memperlihatkan sebuah video kepada suaminya itu. 
Aku mengira bahwa saat itu aku akan mati sehingga aku belum sempat bilang kepada ayah. Berpikir aku akan meninggalkan semua orang yang aku sayangi dan semua hal yang kumiliki membuatku sempat putus asa, tetapi harapan datang tanpa di duga.Ayah memberikan sebuah harapan kepadaku bahwa aku tidak boleh menjadi laki-laki lemah.
Pak Murdi menangis terharu, melihat anaknya yang sudah tumbuh dewasa.Sungguh rasa penyesalan tumbuh di hati pria itu, kesempatan yang diberikan tuhanpun terbuang sia-sia.Ia sudah melewatkan waktu bersama anaknya .
“Rio tidak bisa disalamtakan,tetapi?”
“Selamatkanlah anakku Ya Allah, berikanlah aku waktu untuk lebih lama lagi bersama anakku”pintanya.
“Rio…seharusnya kau bilang kepadaku bahwa kau mencintaiku, tapi adakah waktu untuk saling lebih memahami perasaan satu sama lain”Tara menangis tersedu-sedu sambil memikirkan kenangan akan masa lalu bersama Rio.


…..
Rio berdiri sendirian di depan sebuah gundukan tanah. Ia tengah menatap nisan di hadapannya yang bertuliskan 'innalilahi(Lim Bin Ermand)', saudara sepupunya. Rio kemudian bersimpuh di depan nisan itu dan menaruh sebuket bunga mawar putih di dekat nisan Lim.
"Aku tak pernah menyangka, kau akan pergi lebih duluLim..." katanya pelan,
"Aku selalu berpikir aku-lah yang akan meninggalkan kalian semua lebih dulu, tapi ternyata malah kau yang meninggalkanku."
Rio menarik nafas dalam, mencoba mengisi dadanya yang mulai terasa sesak dengan lebih banyak udara. Rio tidak ingin menangis, kali ini dia tidak ingin mengeluarkan air matanya."Terima kasih Lim, kau telah memberiku hidup baru. Maaf  karena aku sempat menolaknya tapi aku janji, aku tidak akan menyia-nyiakan apa yang telah kau berikan padaku!" katanya lagi, kali ini sambil memegangi dada kirinya."Aku akan hidup bahagia seperti apa yang kau inginkan. Kau juga...berbahagialah di sana!" tambahnya sambil menyunggingkan sebuah senyuman.
"Aku senang akhirnya kau bisa tersenyum saat mengingat Lim,"
Rio sedikit kaget saat tiba-tiba mendengar sebuah suara. Ia menolehkan kepalanya dan melihat Tara sedang berjalan mendekat ke arahnya,










0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
Powered By Blogger

Categories

Pages

BTemplates.com

Weekly most viewed